Category Archives: Berita Kesekertariatan

Penting Lakukan Tunda Jual

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mendorong peningkatan produksi kedelai, agar kebutuhan kedelai yang menjadi makanan masyarakat sehari-hari dapat terpenuhi. Untuk itu, 16 kabupaten telah dipersiapkan mengoptimalkan produksi kedelai.

Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH mengungkapkan kebutuhan pangan di provinsi ini relatif tercukupi dari produksi petani lokal. Dia menunjuk contoh produksi padi, jagung, kacang tanah, ubi kayu, gula, daging, telur yang sudah dapat memenuhi kebutuhan rakyat. Namun, untuk produk kedelai masih kurang. Pada 2013 lalu, dari kebutuhan 245.282 ton, estimasi produksi baru 208.706 ton.

Rakor Persiapan Pameran Klaster 2014

Bertempat di ruang rapat Bappedaprov Jateng lantai 6-A, telah dilaksanakan Rakor Persiapan Pameran Klaster UMKM tahun 2014. Rakor dilaksanakan pada Kamis, 10 Juli 2014, pukul 10.00 WIB, dihadiri dari unsur Bappeda Kab/Kota se Jawa Tengah, SKPD prov Jateng dan perbankan.

Rakor Sinkronisasi Program PEL, FEDEP dan Klaster 2014

Kegiatan dilaksanakan pada Rabu, 25 Juni 2014 di Ruang Rapat Bappeda Provinsi Jawa Tengah lantai VI dan dihadiri oleh unsur POKJA FPESD Jateng, Perbankan, FEDEP, BDS, Klaster dan Bappeda Kab/Kota se Jawa Tengah. Kegiatan dibuka oleh Kepala Bappeda Prov. Jateng, Herru Setiadhie, SH, M.Si, selaku Ketua Forum Pengembangan Ekonomi dan Sumberdaya (FPESD) Jateng dengan mengingatkan kembali fungsi strategis FPESD Jateng dan FEDEP sebagai upaya Pengembangan Ekonomi Lokal sebagai perwujudan dari Forum PEL di Jawa Tengah.

Rakor Rencana Aksi Antisipasi KUKMK Menghadapi MEA 2015

Kegiatan dilaksanakan di Hote Horison, Simpang Lima, Semarang pada Selasa, tanggal  24 Juni 2014. Kegiatan dibuka oleh Asdep urusan pengembangan perkaderan UKMK, Deputi Bidang Pengkajian Sumberdaya UKMK, Kementrian Koperasi dan UKM (Ir. Asep Kamarudin, MP), yang didahului oleh sambutan selamat datang dari Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Tengah, Ir. Sujarwanto Dwiatmoko, M.Si.

ToT on Market Intelligence for Investment Promotion Agencies

Berdasarkan hasil survai Budi Santoso Foundation beserta beberapa stakeholders terkait seperti Bank Indonesia Regional V Semarang, Badan Penanaman Modal Daerah Provinsi Jawa Tengah, Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Tengah dan Lembaga Jerman untuk Pengembangan Ekonomi Wilayah (GIZ-RED), diketahui bahwa kurang optimalnya Kinerja Investasi Daerah di Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah ini disebabkan oleh karena masih rendahnya kualitas layanan investasi bagi investor khususnya terhadap aspek layanan investasi pra-investasi, selama investasi dan paska investasi. Untuk menyongsong arus investasi baik dari global setelah diberlakukannya MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) 2015 mendatang maupun arus investasi dari provinsi-provinsi lain di wilayah Indonesia ke Provinsi Jawa Tengah, diperlukan adanya persiapan khusus daerah untuk mampu mencermati dan secara aktif menangkap peluang-peluang investasi yang ada.